Wonderkid Indonesia di Liga Italia Ternyata Sempat Diincar Barcelona ,Emir Eranoto

Wonderkid Indonesia di Liga Italia Ternyata Sempat Diincar Barcelona ,Emir Eranoto – Emir Eranoto, wonderkid Indonesia yang kini berkarier di Liga Italia ini dahulu ternyata pernah diincar oleh raksasa LaLiga Spanyol, Barcelona.

Wonderkid Indonesia di Liga Italia Ternyata Sempat Diincar Barcelona ,Emir Eranoto

Momen tersebut terjadi sekitar tahun 2017 lalu. Emir Eranoto kala itu mendapat kesempatan mengikuti training camp Barcelona di Sydney, Australia.

“Waktu itu pelatih dari Barcelona yang menangani saya namanya Herman sama Stephens, saya juga dilatih saya Jordi, pelatih yang lebih tua,” ujar Emir kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT.

Emir pun dalam kesempatan latihan tersebut mampu menarik hati para pelatih Barcelona. Hingga akhirnya pelatih Barcelona menawarkan Emir untuk bergabung ke akademi sepak bola La Masia.

“Habis ikut latihan di Sydney ini ditawarin ke Spanyol. Sebenarnya saya punya peluang untuk dikontrak La Masia Barcelona,” ungkap Emir.

Mendapat tawaran emas seperti itu, Emir malah memutuskan untuk menolak. Menurut Emir, jika mengambil tawaran dari Barcelona, program pendidikan formalnya di Indonesia akan terganggu.

“Kalau mengambil tawaran Barcelona terus tidak lulus,Bandar Bola pas pulang ke Indonesia lagi harus mengambil paket C, soalnya saya waktu itu masih kelas dua (SMA),” ucap Emir.

Menolak tawaran Barcelona, tak membuat jalan Emir untuk berkarier sebagai pemain sepak bola di Eropa tertutup. Pada tahun 2018, Emir mendapatkan kesempatan terbang ke Italia dan bergabung dengan ISM Academy.

Hasil yang diterima Emir tetaplah manis, setahun menimba ilmu di ISM Academy, kemampuan olah bolanya langsung dilirik oleh klub kasta keenam Liga Italia, San Marco Juventina. Emir pun musim depan dipastikan akan membela San Marco Juventina dan hanya tinggal menunggu proses tanda tangan kontrak saja.

“Nanti di sana ketika sudah mau mulai liganya, baru dikontrak,” kata Emir.

“Sebelum pulang ke Indonesia (untuk liburan), saya sempat memastikan ke pelatih San Marco, terus katanya saya udah 99 persen main di tim itu, 1 persen sisanya tinggal nunggu kelengkapan dokumen,” lanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *