Pada Gomes de Oliveira ,Jacksen Tiago Tak Dendam

Pada Gomes de Oliveira ,Jacksen Tiago Tak Dendam – Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen Tiago tak dendam kepada Kalteng Putra, yang jadi satu di pada tim yang mengalahkan Barito Putera, supaya ia perlu mundur.

Pada Gomes de Oliveira ,Jacksen Tiago Tak Dendam

Pelatih asal Brasil itu terpaksa lengser sehabis Barito Putera dikalahkan Kalteng Putra 1-2 terhadap pekan keempat Shopee Liga 1 2019 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin. Kini Jacksen Tiago balik menukangi Persipura, layaknya terhadap jaman 2008-2014.

“Dalam kamus hidup aku tak ada kata dendam. Saya tambah berupaya mencari banyak teman. Jika ada orang yang menyakiti, aku selamanya dapat bersikap baik bersama dengan orang itu. Termasuk bersama dengan Gomes de Oliviera,” tutur Jacksen Tiago.

Di matanya, Gomes de Oliveira selamanya sebagai kawan akrab dan kolega sesama pelatih yang perlu dihormatinya. Persipura dapat meladeni Kalteng Putra di Stadion Mandala, Jayapura, Rabu (14/8/2019)>

“Gomes teman saya. Apalagi kami sama-sama darI Brasil. Saya tak dendam, meski dia mengalahkan aku sementara di Barito Putera. Pelatih mana pun pasti kesal dan kecewa seumpama timnya kalah. Tapi aku menentukan introspeksi, daripada membenci Gomes,” ujarnya.

Makanya, mantan arsitek Persebaya ini menampik seumpama duel Persipura kontra Kalteng Putra nanti disebut partai balas dendam.

“Dendam didalam makna positif mampu jadi motivasi. Bagi aku itu merupakan spirit. Yang jelas, kali ini aku bersama dengan Persipura Jayapura tak senang kalah kembali berasal dari Gomes dan Kalteng Putra,” katanya.

Bersama Persipura Jayapura, Jacksen tak senangBandar Bola terperosok kembali di lubang yang sama. Kali ini, Jacksen lebih nyata-nyata menyiapkan skuatnya.

“Secara pribadi, aku dan Gomes saling sadar racikan masing-masing. Tapi kali ini, dia tak sadar apa yang aku persiapkan bersama dengan anak-anak Persipura,” tegasnya.

Ia bertekad mempunyai Persipura menggapai kemenangan di kandang sendiri.

“Saya dapat membalas kekalahan di Barito Putera lalu tanpa dendam. Jika asumsi dikuasai dendam, aku tak dapat mampu berpikir jernih terhadap laga nanti,” ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *