Mendapatkan Moise Kean ,Bahagianya Everton

Mendapatkan Moise Kean ,Bahagianya Everton – Striker Italia sedang laris di Premier League. Pekan lalu, Patrick Cutrone diboyong Wolverhampton Wanderers dari AC Milan. Tadi malam, giliran Everton yang mendatangkan bintang muda Juventus: Moise Kean.

Mendapatkan Moise Kean ,Bahagianya Everton

Kean ditebus rival sekota Liverpool itu dengan dana EUR 32 juta, atau setara dengan Rp 504 miliar. Masih ditambah add-ons yang bisa membuat nilai transfer pemain 19 tahun itu menjadi EUR 40 juta, atau sekitar Rp 630,1 miliar.

Dia dikontrak selama lima musim, dan digaji EUR 3 juta, alias Rp 47,2 miliar per musim.

”Saya mantap menerima tawaran Everton karena mereka juga punya target jangka panjang. Sama seperti saya,” ungkap Kean dalam wawancara dengan Everton TV. ”Saya terbiasa dengan kemenangan. Saya akan membawa mental pemenang di sini. Saya ingin membuat suporter bahagia,” lanjut dia.

Kean punya talenta yang menjanjikan. Usianya baru 16 tahun ketika pemuda berdarah Pantai Gading itu mencatat debut di Juventus. Dia menjadi pemain kelahiran milenium ketiga ini yang bermain di Liga Champions. Gol pertamanya buat Nyonya Tua (julukan Juventus) juga mencatat rekor tersendiri. Dia menjadi pemain kelahiran 2000 yang mencetak gol di satu dari lima liga terbaik Eropa.

Total, Kean bermain 21 kali buat Juve, dan sudah menyarangkan 8 gol.Agen Sbobet Kehebatannya menarik perhatian pelatih timnas Roberto Mancini. Dia kali pertama mengenakan seragam timnas pada November 2018, dalam pertandingan persahabatan melawan Amerika Serikat. Nah, Maret lalu, dia dipanggil lagi. Kali ini, dalam laga resmi kualifikasi Euro 2020 melawan Finlandia. Tidak hanya menjadi starter, dia juga mencetak gol!

Dengan sederet catatan positif itu, pelatih Everto Marco Silva tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya mendapatkan Kean. ”Dia (Kean) kuat, cepat, punya kualitas, dan baru berusia 19 tahun,” puji Silva, seperti dikutip Guardian. ”Dia punya talenta, dan dia siap bekerja. Siap untuk meningkatkan kualitas skuad kami, dan menawarkan berbagai solusi buat masalah kami,” lanjutnya.

Remaja yang mengidolakan Inter Milan itu punya fisik yang sangat bagus. Tingginya menjulang hampir 183 cm. Kekuatan upper body-nya sangat nyata. Kelebihan itu sangat ideal untuk berduel dengan bek-bek yang lebih tua dan berpengalaman. Itu juga memungkinkan dia untuk mengolah bola lebih lama. Apalagi, fisik prima itu didukung dengan akselerasi yang bagus.

Selain menguntungkan buat Everton, hijrahnya Kean (juga Cutrone) ke Premier League ditengarai punya efek positif buat sepak bola Italia. Anak-anak muda yang merantau itu adalah ujung tombak Gli Azzurri—sebutan timnas Italia—di masa depan.

Pengalaman mengajarkan, mayoritas pemain-pemain Italia yang berkarir di Inggris pulang membawa kesuksesan. Memang ada satu dua yang gagal. Namun, dalam kasus Kean, pindah ke Everton lebih bagus buatnya daripada tinggal di Juventus. Dia punya kesempatan bermain lebih besar. Kean bisa makin bersinar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *