Dalam Laga Kontra Persebaya ,PSIS Tuding Bonek Jadi Biang Masuknya Penonton

Dalam Laga Kontra Persebaya ,PSIS Tuding Bonek Jadi Biang Masuknya Penonton – Ribuan suporter sukses merangsek masuk ke Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jumat (20/9/2019), untuk lihat segera pertandingan PSIS Semarang melawan Persebaya Surabaya.

Dalam Laga Kontra Persebaya ,PSIS Tuding Bonek Jadi Biang Masuknya Penonton

Laga ini berstatuskan tanpa penonton, tetapi kalau lihat fakta yang terjadi di stadion, paham tak berlaku bagi suporter PSIS Semarang maupun Persebaya. Kelompok suporter berasal dari kedua tim sukses masuk ke stadion bersama menjebol pintu, baik di tribune segi timur dan selatan Stadion Moch. Soebroto.

Ribuan Bonek lebih dulu masuk bersama duduki tribune segi timur dan membaur bersama Snex, grup suporter PSIS. Sementara Panser Biru, terhitung grup pendukung PSIS, di sebelah tribune selatan.

Sama sekali tak ada gesekan antasuporter sepanjang pertandingan. Hal itu tak terlepas berasal dari interaksi suporter PSIS dan Persebaya yang memang harmonis.

Keributan justru terjadi melibatkan oknum suporter PSIS bersama kalangan aparat keamanan, yang terjadi selagi laga memasuki menit ke-65, atau selagi PSIS kebobolan untuk yang keempat kalinya, kali ini melalui gol Osvaldo Haay. Fan PSIS yang berada di tribune selatan melampiaskan kekecewaan bersama masuk ke lapangan.

Ketua Panser Biru, Kepareng, nampak begitu emosional sampai mencabut tiang bendera sudut. Disusul rekan-rekannya menyebabkan kerusakan papak iklan. Pertandingan perlu terhenti sampai 25 menit.

Situasi belum reda, meski pemain PSIS terhitung Bruno Silva turut menenangkan suporter agar tak ulang emosi. CEO PSIS, Yoyok Sukawi, terhitung turut turun ke tepi lapangan, menghampiri dan menenangkan amarah suporter.

Dalam percakapan bersama Yoyok Sukawi, sebagian suporter PSIS melontarkan kekecewaan bersama menuding panpel dan aparat keamanan tidak bekerja bersama baik. Mereka memberi tambahan bukti, suporter Persebaya dapat bersama mudah masuk ke tribune bersama menjebol pintu stadion.

Pertandingan selanjutnya dilanjutkan ulang sampai wasit meniup peluit panjang. Skor 4-0 untuk Persebaya menutup hasil pertandingan ini.

Beruntung pertandingan tidak diwarnai terjadi keributan antarsuporter. Baik suporter PSIS Semarang maupun Persebaya, saling memberi tambahan wujud dukungan.

Yoyok Sukawi angkat berkata mengenai pertandingan yang diwarnai masuknya suporter. Ia menyayangkan sikap Bonek, yang melanggar perjanjian dan kesepakatan bahwa pertandingan tidak boleh melibatkan suporter.

“Kesepakatan awal tanpa penonton. Bonek melanggar,Pasang Bola menjebol pintu, mengakibatkan suasana panas tak terkendali,” ujar Yoyok Sukawi setelah pertandingan.

“Sangat disayangkan pirsawan dapat masuk, mestinya tidak layak digelar pertandingan tadi. Saya tidak dapat mengayalkan kalau tim lain kemungkinan sudah tidak sudi melanjutkan pertandingan. Sementara kita menghargai tinggi fair play,” imbuhnya.

Pria yang terhitung merupakan anggota Exco PSSI ini mengklaim suporter PSIS Semarang tertib, bersama tidak mengingkari kesepakatan. Hal itu dapat dicermati bersama jumlah Bonek yang berkunjung di stadion, jumlahnya jauh lebih banyak.

“Teman-teman Panser Biru dan Snex terkonsentrasi di Semarang untuk menggelar nonton bareng. Setelah Bonek masuk jumlah besar, otomatis anak-anak Panser turut masuk. Sekali ulang ini murni kekeliruan Bonek,” paham Yoyok Sukawi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *