Antoine Kombouare Mengajak Para Pemain Untuk Memboikot Gelaran Ligue 1

Antoine Kombouare Mengajak Para Pemain Untuk Memboikot Gelaran Ligue 1 – Eks pelatih Toulouse, Antoine Kombouare mengajak para pemain untuk memboikot gelaran Ligue 1 musim depan kecuali liga tak diikuti oleh 22 klub.

Antoine Kombouare Mengajak Para Pemain Untuk Memboikot Gelaran Ligue 1

Sebelumnya, Ligue 1 musim 2019-20 udah resmi berakhir prematur akibat pandemi virus Corona. Operator persaingan pun udah menetapkan PSG sebagai jawara.

Pil pahit mesti diterima dua klub terbawah di papan klasemen, Amiens dan Toulouse yang terdegradasi ke Ligue 2. Tentu ketentuan ini menimbulkan kontroversi.

Sejumlah klub seperti Amiens dan Lyon udah coba mempermasalahkan kasus ini bersama membawanya ke jalur hukum.
Ajakan Antoine Kombouare

Kombouare sendiri mendesak sehingga ditunaikan langkah ekstrim, yaitu pemboikotan kecuali persaingan Ligue 1 musim depan tak melampirkan Amiens dan Toulouse sehingga mengakibatkan peserta menjadi 22 klub.

“Para pemain dan pelatih mesti sepakat untuk jalankan boikot pada awal musim depan kecuali hal tersebut tak terjadi,” ujar Kombouare kepada L’Equipe.

“Akan tersedia PHK. Bahkan di level amatir, hal tersebutIDN Poker Online akan jadi menyakitkan. Akan tidak adil bagi para pemain yang mengakhiri karier bersama langkah seperti ini, dan aku senantiasa membenci ketidakadilan,” lanjutnya.
“Di tengah penderitaan yang perhatian yang lahir berasal dari krisis ini, kita mesti bersatu. Kita belum memadai bersatu. Saya jadi marah,” tegasnya.
Perlawanan Amiens

Sementara itu, Amiens udah membuktikan bahwa mereka akan melawanSitus Poker Online ketentuan degradasi ke Ligue 2. Amiens pun mengakibatkan petisi secara online untuk mendapat perlindungan berasal dari para fans.

“Keputusan ini bagi klub kami, semua pemain, pelatih, staf administrasi, sukarelawan, dan suporter kita sangat penuh bersama konsekuensi,” tulis Amiens didalam pernyataan resminya.

“Menunggu pengumuman berasal dari pertemuan dewan direksi, Amiens berhak untuk menentang ketentuan ini, gara-gara prestasi olahraga, terlebih didalam periode yang susah untuk semua ini, mestinya mengakibatkan badan pembuat ketentuan tak menginformasikan degradasi,”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *