23 Korban Miras Oplosan Tewas, Gubernur Aher: Saya Prihatin

23 Korban Miras Oplosan Tewas, Gubernur Aher: Saya Prihatin Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengaku prihatin bersama masih terdapatnya pesta minuman keras (miras) oplosan duit berujung maut. Ia menghendaki masyarakat untuk tidak menyentuh minuman tersebut.

“Saya benar-benar prihatin bersama perihal ini. Beberapa kali berjalan namun kok masih saja perihal lagi,” kata Aher selagi ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bandung, Senin (9/4/2018)

Ia menyebutkan miras benar-benar berbahaya seumpama dikonsumsi secara terlalu berlebih bahkan dicampur bersama zat lainnya. Sehingga, ia merekomendasikan masyarakat lebih baik tidak kembali minum-minuman beralkohol.

Dia termasuk menghendaki agar semua pihak untuk terlibat dalam menahan sedari dini. Apalagi peran orang tua selamanya melaksanakan pengawasan terhadap anak-anaknya terlebih anak remaja.

“Peran ketahanan keluarga di sini benar-benar lah penting. Saya minta agar orang tua menyimpan perhatian yang lebih intens terhadap anak-anaknya. Bukan tidak barangkali pesta miras oplosan ini gara-gara ajakan teman,” memahami dia.

Selain keluarga, masyarakat termasuk mempunyai peran penting dalam memelihara akhlak para pemuda. Kontrol sosial dari masyarakat di lingkungan masing-masing benar-benar penting dilakukan.

“Jangan dulu biarkan mereka melaksanakan tindakan yang melenceng. Setiap kali melenceng, langsung ditegur dan dicegah. Sekali dibiarkan akan keterusan mereka agar merugikan masyarakat,” kata Aher.Seperti diketahui, sebanyak 23 pemuda di Cicalengka tewas usai pesta miras oplosan di sebuah kegiatan. Puluhan korban tewas beberapa hari sehabis menenggak miras oplosan tersebut. Selain di Cicalengka, moment serupa termasuk berjalan di Sukabumi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *